Minggu, 20 Mei 2018

Instrumen Trading

Memilih Instrumen Trading

Trading dapat dilakukan dalam berbagai instrumen investasi. Dalam memilih instrumentrading, ada beberapa kriteria yang perlu dipenuhi agar Anda sebagai trader bisa melakukan trading dengan nyaman:
  1. Perhatikan likuiditas instrumen trading. Instrumen yang memiliki likuiditas yang tinggi, akan sering diperdagangkan dan mudah untuk dijual kembali.
  2. Perhatikan fluktuasi harga instrumen trading. Kegiatan trading adalah kegiatan yang memanfaatkan fluktuasi harga untuk mendapatkan keuntungan. Bila harga semakin fluktuatif, maka semakin besar peluang keuntungan yang diperoleh, juga semakin besar potensi risiko yang ada.
  3. Perhatikan tingkat leverage instrumen trading. Ada beberapa broker dari instrumentrading tertentu memberikan leverage hingga 1:100. semakin besar tingkat leverage, maka semakin besar peluang keuntungan yang diperoleh, juga semakin besar potensi risiko yang ada.
  4. Perhatikan Setoran Modal Awalnya. Selama ini aktivitas trading selalu dipandang mahal, namun kini, trading pun bisa dilakukan dengan modal yang sangat terjangkau. Trading Saham pun dapat dimulai dari Rp100.000 saja, sementaratrading forex sekarang juga sudah dapat dilakukan dari US$10 saja.
Berikut adalah contoh instrumen trading yang dapat Anda pilih untuk aktivitas tradingAnda.

#1 Trading Saham

Yang pertama adalah saham. Saham adalah bukti lembar kepemilikan atas suatu perusahaan. Perusahaan yang membutuhkan modal akan menjual sebagian lembar sahamnya di Bursa Saham, untuk kemudian diperjualbelikan sesuai mekanisme perdagangan yang berlaku di bursa saham.
Di Indonesia, perdagangan saham diatur oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Trading saham di BEI pun mengikuti berbagai peraturan mekanisme perdagangan yang ditetapkan oleh BEI, seperti fraksi harga, jam perdagangan, jumlah satuan lot, dan hal-hal lainnya sehubungan dengan perdagangan saham di Indonesia. Adanya aturan yang pasti dan berbagai lembaga penjamin membuat trading saham di Indonesia menjadi menarik.

#2 Trading Forex

Instrumen trading yang kedua adalah forex. Forex adalah singkatan dari foreign exchange atau pertukaran mata uang asing. Dalam bahasa Indonesia, forex dikenal dengan istilah valas atau valuta asing. Dalam perdagangan forex, instrumen yang ditransaksikan adalah mata uang asing.
Apa bedanya trading forex dengan money changer? Tidak banyak perbedaan di antara keduanya, karena transaksi yang dilakukan sama, yaitu sama-sama menukar mata uang. Perbedaannya pada transaksi money changer, umumnya dilakukan di counter money changer, sedangkan dalam perdagangan forex, tidak perlu.
Instrumen forex memiliki nilai kapitalisasi yang besar, sehingga tidak mudah dimainkan oleh big player, seperti yang terjadi pada saham. Selain itu pasar forex buka 24 jam selama hari kerja, sehingga lebih memberikan kebebasan pada trader untuk memilih waktu trading. Hal ini yang membuat trading forex menjadi menarik.

#3 Trading Futures

Selain instrumen saham dan forex, ada juga instrumen futures yang bisa dijadikan sebagai sarana trading. Futures atau juga disebut berjangka, merupakan suatu kontrak standar yang diperdagangkan pada bursa berjangka, untuk membeli atau pun menjual aset acuan dari instrumen keuangan pada suatu tanggal di masa akan datang, dengan harga tertentu.
Aset yang dijadikan acuan dalam perdagangan futures, bisa berupa komoditi seperti emas atau minyak, bisa dalam bentuk mata uang asing atau forex, bisa juga dalam bentuk indeks saham global, seperti Nikkei, Hang Seng, dan lain-lain. Futures memiliki mekanisme perdagangan yang mirip dengan forex, hal ini membuat trading futures sama menariknya dengan trading forex.

Perbedaan Mendasar Trading dan Investasi

Ada perbedaan yang sangat mendasar di antara aktivitas trading dan investasi. Aktivitastrading yaitu memperdagangkan instrumen investasi dalam jangka waktu singkat. Rentang waktu dalam trading, bisa dalam hitungan hari, jam, menit bahkan detik. Hal ini tentunya berbeda dengan aktivitas investasi yang memiliki jangka waktu yang lama.

#1 Jangka Waktu dan Sumber Keuntungan

Jangka waktu adalah perbedaan terbesar dan utama antara trading dan investasi. Perbedaan inilah yang nantinya akan memunculkan perbedaan lainnya.
Bila seorang investor melakukan pembelian instrumen investasi, maka dia berharap akan prospek jangka panjangnya. Pada prinsipnya investor hanya melakukan posisi beli saat menemukan instrumen investasi yang dianggapnya bagus. Dia pun tak akan menjualnya selama tidak mengalami perubahan fundamental yang berarti, sehingga investor seringkali mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga jangka panjangnya.
Di sisi lain, trader melakukan pembelian untuk dijual lagi dalam waktu yang singkat. Keuntungan besar dari waktu yang singkat adalah sumber keuntungan yang dicari dalamtrading.
Pendeknya jangka transaksi ini karena trader bereaksi terhadap perubahan harga jangka pendek dalam memperjualbelikan instrumen investasinya. Ini yang menyebabkanholding period-nya cenderung pendek. Bisa dalam hitungan bulan, minggu, hari, jam, bahkan menit.

#2 Alat Analisis

Perbedaan sudut pandang antara trader dan investor pun, membuat alat analisis yang mereka pakai pun berbeda. Dalam berinvestasi, baik saham atau forex, sudah dipastikan investor akan menggunakan analisis fundamental.
Di sisi lain, seorang trader yang melakukan trading, akan lebih sering menggunakan analisis teknikal, dengan berbagai indikatornya yang lebih responsif terhadap pergerakan harga jangka pendek.

#3 Fokus dan Strategi

Bila Investor lebih berfokus pada kondisi fundamental instrumen investasinya, makatrader lebih berfokus hanya pada pergerakan naik turun harganya. Strategi yang digunakan pun berbeda.
Dalam berinvestasi, investor cukup membeli instrumen investasi yang dinilainya baik, lalu menahannya hingga pada waktu tertentu atau pada harga tertentu barulah dijualnya. Jika harga belum naik sementara tidak ada perubahan fundamental pada instrumen investasinya, maka tidak akan dijualnya.
Berbeda dengan trading, dalam tradingtrader membeli sebuah instrumen investasi dengan mengikuti pergerakan harganya. Bila trend pergerakan harganya naik maka dibeli, dan bila mulai ada penurunan, maka dijualnya.

Trading Bukanlah Spekulasi Apalagi Judi

Aktivitas trading tentunya berbeda dengan spekulasi. Perbedaannya terletak pada kedalaman analisis yang dilakukan ketika melakukan posisi transaksi.
Spekulasi identik dengan melakukan posisi transaksi yang untung-untungan, tanpa dasar analisis yang kuat dan seringkali tidak ada landasan teorinya. Berspekulasi dalam membeli sebuah instrumen investasi, juga dapat dikatakan sebagai berjudi.
Berbeda dengan aktivitas trading. Ketika Anda sebagai trader melakukan sebuah posisi transaksi, maka semuanya sudah dilakukan berdasarkan kalkulasi yang matang serta analisis yang terkontrol.
Trader yang baik selalu mengantisipasi penurunan harga dengan menetapkan batas cut loss. Selain itu, trader yang dapat mengendalikan dirinya juga menetapkan batas profit taking, dan tidak serakah.
Jika seseorang trader melakukan posisi transaksi dengan probabilitas 60%-80% untuk memperoleh keuntungan, itu disebut sebagai trading.  Sedangkan jika seseorang tradermelakukan posisi transaksi dengan probabilitas keuntungan yang tidak jelas atau tidak terkalkulasi, itu yang disebut sebagai spekulasi, dan bahkan cenderung berjudi.
Bila Anda ingin melakukan trading, jangan keliru antara trading dan berjudi. Kurangnya pemahaman mengenai perbedaan antara trading dan spekulasi inilah yang kemudian membuat banyak pemodal yang berguguran.

Trading Sebagai Bisnis

Trading merupakan jenis bisnis yang dapat memberikan kebebasan waktu, dan tenaga bagi para pelakunya. Dalam hal ini trading memberikan kebebasan yang luar biasa karena tidak ada peraturan sama sekali, dan Anda tidak perlu terpaku dengan jam kantor.
Adanya potensi keuntungan yang cukup besar dalam rentang waktu yang singkat, membuat trading menjadi sebuah bisnis yang menarik. Namun perlu diingat, tradingbukannya tidak ada risiko. Ada risiko yang mengikuti ketika Anda tidak mengetahui instrumen yang anda trading-kan.
Kapan sebaiknya saya harus memulai belajar trading? Jika Anda ingin segera membuat penghasilan dari rumah atau dari mana pun, jawabannya adalah: Segera!

Setelah membaca serba-serbi trading, siapkah Anda untuk memulai trading? Mari ceritakan pendapat Anda dengan menulis komentar di kolom berikut. Terima kasih.

0 komentar:

Posting Komentar